Sebuah klub Sepakbola Bangkok University bernama Samosorn Maha
Vittiyalai Krungthep Mahanakorn Boworn Rattanakosin Mahintara Yutthaya
Mahadilok Phop Noparat Rajathani Burirom Udom Rajaniwet Mahasatharn
Amorn Phimarn Avatarn Sathit Sakkatattiya Vishnukarm Prasit.
Klub
tersebut memiliki 189 karakter dan mungkin sulit bagi kita unutuk
mengingatnya. Namun bukan klub tersebut yang punya nama cukup panjang
di dunia.
Kiper Derby County Kevin Poole berusia 42 tahun menjadi pemain
sepakbola tertua di Inggris saat ini. Namun dia ajang sepakbola
profesional Eropa masih ada yang lebih tua darinya.
Poole
musim lalu memperkuat Bolton Wanderes namun usianya yang semakin
bertambah belum membuat dirinya ingin pensiun. Awal musim lalu Poole
akhirnya bergabung dengan klub divisi championship, Derby.
Namun,
dalam catatan Guardian, Poole masih kalah tua dengan seorang kiper yang
berlaga di klub divisi III Norwegia FK Toten. Kiper bernama Knut Olav
Fosslien seharusnya diam di rumah sambil menemani cucunya.

Dalam sebuah turnamen sepakbola besar seperti Euro, dapat dipastikan
momen-momen penting dan menjadi sejarah akan selalu tercipta. Salah
satunya adalah sejarah gol tercepat dalam sebuah pertandingan Euro.
Adalah striker Rusia, Dmitri Kirichenko, yang mencetak rekor gol tercepat di Euro. Itu terjadi di putaran final Euro 2004, ketika Rusia menghadapi Yunani di babak penyisihan Grup A, dan Rusia menang 2-1.Kirichenko hanya butuh waktu 71 detik untuk merobek gawang Antonios Nikopolidis.
Dan UEFA mencatat gol itu tercipta di menit kedua.Pemain CSKA Moscow itu menyisihkan empat pemain, yang pernah mencetak gol pada menit ketiga, duo Inggris Alan Shearer dan Paul Scholes, Hristo Stoichkov dari Bulgaria dan pemain Rusia lainnya Sergei Alenikov.
Meski menang dan mencetak rekor gol tercepat, Rusia tetap jadi juru kunci grup. Ini untuk ketiga kalinya beruntun Rusia berada di urutan keempat dan juru kunci pada putaran final Kejuaraan Eropa, setelah Euro 92 dan Euro 96.Hebatnya, Yunani yang menderita kekalahan, tetap lolos karena berada di posisi runner up, Grup A dan hanya unggul selisih gol dari Spanyol. Tidak hanya itu, Yunani untuk pertama kalinya juga keluar sebagai juara Euro 2004, setelah di laga final mengalahkan tuan rumah Portugal 1-0, lewat gol sundulan Angelos Charisteas di menit 57.
Sumber : Internet
REKOR TRANSFER PEMAIN SEPAK BOLA TERMAHAL DI DUNIA
yang paling mahal adalah Zinedine Zidane. rekor ini belum ada yang memecahkan... Katanya, jika Cristiano Ronaldo jadi pindah ke Real Madrid musim 2009-2010, itu merupakan rekor transfer pemain sepak bola termahal.
Daftar Sebelas Pemain Tengah Terbaik Dunia Sepanjang Karir Sepak Bola
Ini adalah daftar pemain tengah terbaik di dunia sampai saat ini,
Diego Maradona (Argentina)
Kebengalannya tidak lantas membuat orang menutup mata atas bakat yang
dimilikinya. Pada 2000 ia berbagi mahkota Pemain Terbaik Abad Ini versi
FIFA bersama Pele, setelah sebelumnya menduduki tempat teratas pada
polling online FIFA tentang Pemain Terbaik Abad ke-20. Meski "Gol
Tangan Tuhan"-nya banyak menimbulkan kontroversi, siapa yang mampu
melupakan gol-nya yang ditembakkan dari jarak 60 meter melawan Inggris
di perempat-final Piala Dunia 1986? Bahkan Platini pernah berkata, "Apa
yang bisa dilakukan oleh Zidane dengan bola, Maradona (foto) mampu
melakukannya dengan sebuah jeruk."
Pele (Brasil)
Edison Arantes do Nascimento atau lebih dikenal sebagai Pelé (lahir 23
Oktober 1940; umur 68 tahun) adalah legenda sepak bola dunia yang
berasal dari Brasil. Selama kariernya sebagai pemain, Pele berhasil
membawa Brasil menjadi Juara Dunia Sepak bola sebanyak 3 kali, yaitu
pada tahun 1958 di Swedia, tahun 1962 di Chili, dan tahun 1970 di
Meksiko. Berkat keberhasilannya tersebut, Brasil berhak atas Piala
Jules Rimet.
Dia lahir di Três Corações, Minas Gerais, Brasil.
Johan Cruyff (Belanda)
Cruyff adalah pemegang gelar Pemain Terbaik Eropa tiga kali, rekor yang
dibaginya bersama Platini dan Marco van Basten. Pada 1999, ia terpilih
sebagai Pemain Terbaik Eropa Abad Ini versi IFFHS, dan hanya kalah oleh
Pele di kategori Pemain Terbaik Dunia Abad ini. Selain dikenal karena
sebagai penganut Total Football nomor satu, ia merupakan pemain yang
sangat tenang menghadapi saat-saat sulit.
Michel Platini (Prancis)
Dunia mengenalnya sebagai salah satu spesialis tendangan bebas terbaik
sepanjang sejarah, selain juga pengumpan yang handal. Di negara
asalnya, tak diragukan lagi, ia adalah gelandang terbaik Prancis. Sepak
terjangnya di lapangan hijau bahkan mampu membuat Zidane terlihat
kecil. Dan itulah yang dikatakan Zidane tentang bintang pujaannya,
"Saat saya kecil, saya selalu memilih untuk bermain sebagai Platini
bersama teman-teman."
Zico (Brasil)
Di mata Pele, Zico adalah pemain yang bisa disejajarkan dengan dirinya.
Tak heran jika ia dijuluki "Pele Putih". Meski dikaruniai bakat yang
luar biasa dan sering diakui sebagai pemain terbaik dunia pada awal
80-an, ia tidak pernah memenangkan Piala Dunia. Padahal, ia mencetak 66
gol dari 88 pertandingan untuk Brasil, dan tampil di Piala Dunia empat
kali, yaitu pada 1978, 1982 dan 1986 World Cups, dengan tim 1982 banyak
diakui sebagai yang paling hebat dalam sejarah Brasil, selain tim 1970.
Roberto Baggio
Siapa yang tak mengenal Il Codino? Ia adalah pemain paling populer
sepanjang 1990-an dan awal 2000, dan hingga kini merupakan satu-satunya
pemain Italia yang mampu mencetak gol pada tiga Piala Dunia. Pada Piala
Dunia 1994, ia berkali-kali menjadi juru selamat Italia, dan membuka
jalan ke final. Sayang tendangan penaltinya yang melenceng di final
membuat Italia gagal menjadi juara untuk yang keempat kalinya.
Ruud Gullit (Belanda)
Peraih gelar Pemain Terbaik Dunia FIFA 1987 dan 1989, ia mampu bermain
di berbagai posisi. Ia turut bermain dalam pasukan Belanda yang
memenangkan Euro 1988, sekaligus Piala Dunia 1990. Kedatangannya di
Milan mampu mengangkat klubnya untuk memenangkan mahkota Serie A Italia
untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun terakhir.
Zinedine Zidane (Prancis)
Inilah salah satu dari dua pemegang gelar Pemain Terbaik Dunia tiga
kali, disamping Ronaldo. Pada penampilan debutnya bersama Prancis, ia
mencetak dua gol ke gawang Republik Ceko pada 1994. Namun, baru empat
tahun kemudian ia menjadi legenda hidup dengan dua gol di final versus
Brasil. Pada 2001, ia diboyong oleh Real Madrid dengan rekor transfer
termahal senilai €76 juta.
Kaka (Brasil)
Pele pernah berujar, Kaka adalah pemain terbaik di dunia. Tahun lalu ia
meraih Bola Emas, dan FIFA-pun tak ragu-ragu menganugerahkan gelar
Pemain Terbaik Dunia kepadanya. Selasa lalu, (14/10), jejak kakinya
diabadikan di sebelah Zico si stadion terbesar Brasil, Maracana.
Mungkin kekurangannya hanyalah karena ia belum pernah memenangkan
Scudetto bersama Milan.
Cristiano Ronaldo (Portugal)
Banyak dikecam karena kelakuannya di luar lapangan, tahun ini ia justru
berada di puncak ketenaran. Setelah mencetak 42 gol dalam 49
pertandingan, rasanya pantas saja jika ia dijagokan menjadi penerima
Bola Emas tahun ini. Tak kurang dari Johan Cruyff juga mendukungnya.
Katanya, "Ronaldo lebih baik dari George Best dan Denis Law, padahal
keduanya merupakan pemain terhebat dalam sejarah United."
Gheorghe Hagi (Rumania)
Sang "Maradona dari Balkan" ini banyak dipuja di Rumania dan Turki.
Tiga kali tampil di Piala Dunia, ia mencetak 126 kemenangan untuk
Romania, dan merupakan topskor dengan 35 gol. Ia adalah satu dari
sedkit pemain yang pernah tampil untuk Real Madrid dan Barcelona.
Sejarah
Sejarah olahraga sepak bola dimulai sejak abad ke-2 dan -3 sebelum Masehi di Cina.[2] Di masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil.[2] Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari[3]. Di Italia, permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai abad ke-16.[3]Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dan menjadi sangat digemari.[2] Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365.[2] Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola.[2] Pada tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan sekolah.[2] Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut.[3] Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer).[3] Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola.[2] Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia.[2] Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan diberbagai negara.[2]
Posisi Pemain
Pada dasarnya, satu tim sepak bola terdiri dari 1 orang penjaga gawang, 2-4 orang pemain bertahan, (fullbacks), 2-4 orang pemain tengah, dan 1-3 orang penyerang.[4] Penjaga gawang adalah satu-satunya pemain yang boleh menggunakan tangan untuk melindungi gawang dari serangan lawan.[4] Umumnya, penjaga gawang mengenakan pakaian yang berbeda dengan pemain lainnya.[4] Pemain bertahan memiliki tugas utama untuk menghentikan serangan lawan.[4] Pemain tengah biasanya terdiri dari pemain tengah penyerang yang bermain dekat dengan penyerang dan pemain tengah bertahan yang bermain dekat dengan pemain bertahan.[4] Penyerang memiliki tugas utama untuk mencetak gol ke gawang lawan.[4]Posisi dasar pemain dapat mengalami modifikasi menjadi berbagai pola atau taktik permainan.[5] Beberapa pola pemain yang sering digunakan dalam berbagai kejuaraan adalah 4-4-2 (paling sering digunakan), 3-4-2-1 (kekuatan terletak di bagian tengah lapangan), serta 4-3-3 (formasi klasik dari tahun 1970-an yang sering digunakan oleh sistem total football Belanda dan Jerman Barat ).[5]
Aturan
Lapangan permainan
Untuk pertandingan internasional dewasa, lapangan sepak bola yang digunakan memiliki panjang yang berkisar antara 100-120 meter dan lebar 65-75 meter.[6] Di bagian tengah kedua ujung lapangan, terdapat area gawang yang berupa persegi empat berukuran dengan panjang 7.32 meter dan tinggi 2.44 meter.[6] Di bagian depan dari gawang terdapat area pinalti yang berjarak 16.5 meter dari gawang.[6] Area ini merupakan batas kiper boleh menangkap bola dengan tangan dan menentukan kapan sebuah pelanggaran mendapatkan hadiah tendangan pinalti atau tidak.[6]Lama permainan
Lama permainan sepak bola normal adalah 2 × 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit di antara kedua babak.[6] Jika kedudukan sama imbang, maka diadakan perpanjangan waktu selama 2×15 menit, hingga didapat pemenang, namun jika sama kuat maka diadakan adu penalti.[6] Wasit dapat menentukan berapa waktu tambahan di setiap akhir babak sebagai pengganti dari waktu yang hilang akibat pergantian pemain, cedera yang membutuhkan pertolongan, ataupun penghentian lainnya. Waktu tambahan ini disebut sebagai injury time atau stoppage time.[6]Gol yang dicetak dalam perpanjangan waktu akan dihitung menjadi skor akhir pertandingan, sedangkan gol dari adu penalti hanya menentukan apabila suatu tim dapat melaju ke pertandingan selanjutnya ataupun tidak (tidak mempengaruhi skor akhir).[6] Pada akhir tahun 1990-an, International Football Association Board (IFAB) memberlakukan sistem gol emas (golden gol) atau gol perak (silver gol) untuk menyelesaikan pertandingan.[6] Dalam sistem gol emas, tim yang pertama kali mencetak gol saat perpanjangan waktu berlangsung akan menjadi pemenang, sedangkan dalam gol perak, tim yang memimpin pada akhir babak perpanjangan waktu pertama akan keluar sebagai pemenang.[6] Kedua sistem tersebut tidak lagi digunakan oleh IFAB.[6]
Pelanggaran
Apabila pemain melakukan pelanggaran yang cukup keras maka wasit dapat memberikan peringatan dengan kartu kuning atau kartu merah.[7] Pertandingan akan dihentikan dan wasit menunjukkan kartu ke depan pemain yang melanggar kemudian mencatat namanya di dalam buku.[7] Kartu kuning merupakan peringatan atas pelanggaran seperti bersikap tidak sportif, secara terus-menerus melanggar peraturan, berselisih kata-kata atau tindakan, menunda memulai kembali pertandingan, keluar-masuk pertandingan tanpa persetujuan wasit, ataupun tidak menjaga jarak dari pemain lawan yang sedang melakukan tendangan bebas atau lemparan ke dalam.[7] Pemain yang menerima dua kartu kuning akan mendapatkan kartu merah dan keluar dari pertandingan.[7]Pemain yang mendapatkan kartu merah harus keluar dari pertandingan tanpa bisa digantikan dengan pemain lainnya.[7] Beberapa contoh tindakan yang dapat diganjar kartu merah adalah pelanggaran berat yang membahayakan atau menyebabkan cedera parah pada lawan, meludah, melakukan kekerasan, melanggar lawan yang sedang berusaha mencetak gol, menyentuh bola untuk mencegah gol, dan menggunakan bahasa atau gerak tubuh yang cenderung menantang.[7]
Wasit dan Petugas Pertandingan
Dalam pertandingan profesional, terdapat 4 petugas yang memimpin jalannya pertandingan, yaitu wasit, 2 penjaga garis, dan seorang petugas di pinggir tengah lapangan.[8] Wasit memiliki peluit yang menandakan apakah saat berhenti atau memulai memainkan bola.[8] Dia juga bertugas memberikan hukuman dan peringatan atas pelanggaran yang terjadi di lapangan.[8] Masing-masing penjaga garis bertanggung jawab mengawasi setengah bagian dari lapangan.[8] Mereka membawa bendera dengan warna terang untuk menandakan adanya pelanggaran, bola keluar, ataupun offside.[8] Biasanya mereka akan bergerak mengikuti posisi pemain belakang terakhir.[8]Petugas terakhir memiliki tugas untuk mencatat semua waktu yang sempat terhenti selama pertandingan berlangsung dan memberikan info mengenai tambahan waktu di akhir setiap babak.[8] Petugas ini juga bertugas memeriksa pergantian pemain dan menjadi penghubung antara manager tim dengan wasit.[8] Dalam beberapa pertandingan, teknologi penggunaan video atau penggunaan orang kelima untuk menentukan ketepatan keputusan wasit mulai digunakan.[8] Misalnya yang menentukan apakah suatu bola telah melewati garis atau apakah seorang pemain berada dalam keadaan offside ketika mencetak gol.[8]
Dunia sepakbola semakin lama semakin gemerlap, hal itu ditunjukkan
oleh pembelian gila-gilaan klub-klub raksasa Inggris, Spanyol maupun
Italy terhadap pemain incaran mereka. Sebut saja Christiano Ronaldo yang
dibeli dengan harga di atas 1 Trilyun Rupiah oleh klub raksasa Spanyol
Real Madrid dari Manchester United. Selain itu, kegemerlapan dunia
sepakbola tidak terlepas dari gaji mereka yang selangit, skill dan
kemampuan memainkan si kulit bundar yang luar biasa dan tentunya wajah
mereka yang tampan / ganteng. Berikut ini adalah tujuh pemain sepakbola
terganteng di dunia versi saya sendiri.
7. David Beckham
Mantan
pemain sayap Manchester United yang terkenal memiliki tendangan bebas
mematikan dan umpan yang matang ini ditempatkan pada posisi ke 7 sebagai
pemain sepakbola terganteng sedunia. Suami dari Victoria Adam, ex
personel Spice Girls ini selain sebagai seorang pemain bola, dirinya
juga adalah seorang model dan bintang iklan. Sekarang David Beckham
bermain untuk klub LA Galaxy, Amerika Serikat.
6. Yoann Gourcuff
Yoann
Gourcuff adalah seorang gelandang asal Prancis yang lahir di di
Ploemeur, Bretagne, 11 Juli 1986 dan bermain di klub Olympic Lyon, Liga
Prancis. Pemain muda Prancis ini sempat ditawar oleh dua klub raksasa
antara lain Ajax Amsterdam dan Arsenal, namun dia memutuskan untuk tetap
berada di Prancis. Putra seorang pelatih serta mantan pemain sepak bola
Christian Gourcuff ini menduduki peringkat ke enam dalam daftar
pesepakbola terganteng sedunia dan mengalahkan David Beckham.
5. Iker Casillas
Seorang
kiper yang memiliki nama lengkap Iker Casillas Fernández ini merupakan
salah satu kiper terbaik dunia yang dimiliki oleh Timnas Spanyol.
Casillas merupakan kiper yang setia terhadap klub yang membesarkan
namanya yaitu Real Madrid dan hingga saat ini posisinya yang berada di
bawah mistar gawang belum tergantikan. Iker Casillas menempati posisi
kelima sebagai pemain sepakbola terganteng di dunia.
4. Gonzalo Higuain
Seorang
striker berkebangsaan Argentina yang lahir di Prancis ini merupakan
striker tajam Real Madrid dan Timnas Argentina. Namun kini dirinya
rupanya kalah bersaing dengan Karim Benzema di Real Madrid, namun untuk
urusan wajah, striker tajam ini menduduki posisi ke empat sebagai pemain
sepakbola terganteng di dunia dan sudah jelas berada di atas Karim
Benzema. Ya walaupun kalah bersaing di klub sebagai starter, paling
tidak Gonzalo Higuain masih menang dalam urusan wajah.
3. Cesc Fàbregas
Gelandang
andalan Arsenal yang sempat membuat heboh lantaran pindah ke Barcelona
pada musim ini merupakan gelandang serba bisa dan memiliki skill di atas
rata-rata. Tidak heran jika Arsenal berjuang mati-matian untuk
mempertahankannya kemudian Barcelona berjuang sampai titik darah
penghabisan untuk mendapatkan pemain yang bernama lengkap Francesc
Fàbregas Soler ini. Cesc Fàbregas menduduki peringkat ke tiga dalam
daftar pemain sepakbola terganteng sedunia.